Alasan Kenapa Tidak Mendukung Apple Vision Pro pada aplikasi YouTube, Spotify, dan Netflix

Alasan Kenapa Tidak Mendukung Apple Vision Pro pada aplikasi YouTube, Spotify, dan Netflix

Simikir.com - Pada 5 Juni 2023, Apple secara resmi mengumumkan kacamata augmented reality (AR) pertama mereka, Apple Vision Pro.

Rencananya, penjualan online Apple Vision Pro akan dimulai pada 2 Februari 2024 dengan harga USD 3,499 atau sekitar Rp 55,4 juta untuk varian 256GB.

Produk ini menawarkan pengalaman komputasi spasial yang revolusioner, menggabungkan konten digital dengan dunia nyata, dan memungkinkan pengguna untuk tetap berada dan terhubung dengan orang lain.

Namun, ketika dirilis, Apple Vision Pro tidak akan mendukung beberapa layanan streaming populer.

Beberapa aplikasi terkenal, seperti Netflix, Spotify, dan YouTube, tidak akan tersedia di kacamata AR Apple tersebut.

Jessica Gibby, juru bicara YouTube, mengungkapkan bahwa pengguna masih dapat menggunakan atau mengakses YouTube melalui Safari di Apple Vision Pro. Hal ini dilansir oleh The Verge pada Senin (29/1/2024).

Tidak hanya YouTube, Spotify juga tidak memiliki rencana untuk membuat aplikasi khusus untuk Apple Vision Pro.

Gary Munford, juru bicara Spotify, mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengonfirmasi laporan tersebut dan tidak ada rencana untuk mengembangkan aplikasi di Apple Vision Pro.

Google juga mengikuti langkah yang sama dengan Spotify dan Netflix, di mana mereka tidak memiliki rencana untuk membuat aplikasi baru untuk Apple Vision Pro.

Berdasarkan temuan MacStories, dari 46 aplikasi paling populer di App Store, tidak ada yang langsung mendukung visionOS saat dirilis nanti.

Namun, daftar ini dapat berubah sewaktu-waktu, dan beberapa aplikasi masih menawarkan dukungan untuk Vision Pro melalui aplikasi di iPhone dan iPad.

Kurangnya aplikasi bawaan beberapa minggu setelah peluncuran Vision Pro mungkin tidak menyenangkan bagi pembeli kacamata augmented reality ini.

Di sisi lain, Apple mengumumkan bahwa konten hiburan seperti film 3D akan tersedia di Apple Vision Pro mulai tanggal 2 Februari 2024.

Apple Vision Pro menawarkan lebih banyak piksel daripada TV 4K untuk setiap mata dan sistem Audio Spasial yang canggih.

Greg Joswiak, Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple, mengatakan bahwa Apple Vision Pro adalah perangkat hiburan terbaik yang tidak pernah dilihat sebelumnya, dan mereka sangat menantikan pengguna dapat merasakannya sendiri.

Disney Plus juga hadir di Apple Vision Pro, selain Apple TV Plus, sebagai salah satu platform streaming yang dibawa ke Vision Pro.

Menurut Bob Iger, CEO The Walt Disney Company, "Apple Vision Pro adalah platform revolusioner yang akan membawa para penggemar kami lebih dekat dengan karakter dan cerita yang mereka sukai, sambil membenamkan mereka lebih dalam pada semua yang ditawarkan oleh Disney."

Selain itu, juga akan ada layanan streaming seperti ESPN, NBA, MLB, PGA Tour, Max, Discovery+, Amazon Prime Video, Paramount+, Peacock, Pluto TV, Tubi, Fubo, Crunchyroll, Red Bull TV, IMAX, TikTok, dan MUBI. Namun, Netflix masih tidak ada dalam daftar ini.

Tidak hanya layanan-layanan tersebut, pengguna Apple Vision Pro juga akan dapat menonton video secara streaming menggunakan Safari dan browser lainnya.

Baca Juga Review Gadget Indonesia


Posting Komentar untuk "Alasan Kenapa Tidak Mendukung Apple Vision Pro pada aplikasi YouTube, Spotify, dan Netflix"