Cara Mengeluarkan Kotoran Telinga yang Menggumpal Pada Anak & Dewasa

Cara Mengeluarkan Kotoran Telinga yang Menggumpal Pada Anak & Dewasa

Cara Mengeluarkan Kotoran Telinga yang Menggumpal Pada Anak & Dewasa - Pembersihan kotoran telinga yang telah menggumpal harus dilakukan dengan tepat. Hal ini karena, pengeluaran atau pembersihan kotoran telinga yang dilakukan tanpa berhati-hati dapat menyebabkan iritasi pada telinga, luka berdarah, sampai infeksi.

Jenis kotoran telinga bisa berupa lunak atau kering dan sedikit kasar. Funsi utama kotoran ini adalah untuk melindungi telinga Anda dari debu, bakteri, atau benda alien yang berpotensi merusak atau melukai telinga Anda.

Meski kotoran telinga berfungsi positif dalam menjaga kesehatan telinga, terkadang kotoran telinga tersebut bisa menggumpal dan menyumbat saluran telinga. Ketika menggumpal, kotoran telinga tersebut menjadi sulit untuk dikeluarkan secara alami dan diperlukan metode khusus untuk mengeluarkan kotoran telinga tersebut dengan benar.

Cara Mengeluarkan Kotoran Telinga yang Menggumpal

Dianjurkan bagi Anda untuk tidak menggunakan cotton bud saat mencoba mengeluarkan kotoran telinga yang telah menggumpal, karena dapat menjadikan kotoran tersebut terdorong lebih dalam. Lebih buruk lagi, bila dilakukan secara sembarangan, dorongan dan tekanan yang disebabkan oleh cotton bud dapat menyebabkan gendang telinga retak.

Untuk menjaga keamanan, Anda dapat mencoba beberapa metode berikut ini untuk mengeluarkan kotoran telinga yang menggumpal:

1.  Irigasi Telinga

Metode ini adalah salah satu cara untuk mengeluarkan kotoran telinga dan cukup mudah untuk dilakukan. Anda hanya perlu melarutkan ½ sendok teh garam dalam ½ cangkir air hangat. Selanjutnya, celupkan bola kapas ke dalam larutan tersebut.

Setelah air terserap, posisikan kepala Anda sehingga telinga yang berisi kotoran menghadap ke atas. Kemudian, sarikan perlahan larutan air garam yang ada di bola kapas ke dalam lubang telinga. Tenang dan tunggu selama beberapa menit agar kotoran telinga yang telah menggumpal menjadi lembut.

Selanjutnya, condongkan kepala Anda ke arah yang berlawanan agar air garam dapat keluar bersama dengan kotoran telinga yang telah melunak. Anda dapat mengulang proses ini dengan telinga yang lain.

Namun, perlu diingat bahwa metode irigasi telinga ini tidak sesuai untuk semua orang. Jika Anda memiliki riwayat gendang telinga yang retak atau infeksi telinga, prosedur ini sebaiknya dihindari sebab dapat memperburuk kondisi telinga Anda.

2.  Memanfaatkan Minyak Zaitun

Anda juga dapat memanfaatkan minyak zaitun untuk membantu mengeluarkan kotoran telinga yang menggumpal. Metode ini diketahui lebih aman dan minim resiko iritasi telinga. Walau demikian, efektivitas minyak zaitun dalam mengeluarkan kotoran telinga yang menggumpal perlu pengkajian lebih lanjut.

Proses penggunaan minyak zaitun ini mirip dengan metode irigasi telinga. Anda harus memiringkan kepala Anda sehingga telinga yang berisi kotoran menghadap ke atas. Kemudian, berikan 2-3 tetes minyak zaitun ke dalam lubang telinga.

Setelah meneteskan minyak, pijat area sekitar telinga dengan lembut dan istirahat selama 5-10 menit. Lalu, condongkan kepala Anda ke arah lain agar kotoran yang telah melunak dapat keluar. Anda dapat mengulang proses ini dengan telinga lainnya.

3.  Menggunakan Obat Tetes Telinga

Sebagai alternatif, Anda juga dapat menggunakan obat tetes telinga yang dapat ditemukan di pasaran untuk membantu mengeluarkan kotoran telinga yang telah menggumpal. Obat tetes telinga mengandung hidrogen peroksida yang mampu melunakkan kotoran telinga dan membantu proses pengeluarannya.

Cara penerapannya tidaklah sulit. Anda hanya perlu berbaring atau memiringkan kepala Anda, lalu teteskan obat ini ke dalam telinga sesuai dengan instruksi yang tertera pada kemasannya, dan tunggu selama 5 menit agar kotoran telinga dapat melunak. Setelah itu, duduklah.

Kotoran telinga biasanya akan keluar dengan sendirinya. Oleh karena itu, Anda perlu menyiapkan tisu untuk menampungnya.

Walau obat tetes telinga efektif dalam membersihkan telinga, Anda harus menggunakan obat ini dengan bijaksana. Hal ini karena hidrogen peroksida dapat menyebabkan iritasi, terutama jika Anda tidak mengikuti petunjuk penggunaan yang tercantum pada kemasannya.

Baca Juga: Cara Menerbitkan Buku di Gramedia Pustaka Utama

4.  Hindari Penggunaan Cotton Bud dan Ear Candle

Langkah vital yang harus diambil ketika bermaksud membersihkan kotoran telinga adalah tidak menggunakan cotton bud. Membersihkannya dengan cotton bud dapat berpotensi melukai telinga dan mendorong kotoran masuk lebih jauh, yang membuatnya semakin sulit untuk diangkat.

Sebagai tambahan, elakkan penggunaan metode pembersihan dengan kapas biasa atau jari. Daripada menggali kotoran yang ada, teknik ini juga berpotensi untuk mendorong kotoran lebih jauh ke dalam.

Selain itu, penting untuk menghindari penggunaan ear candle atau lilin telinga dengan penerapan cara menyalakan api di sisi luar lilin telinga untuk mengirimkan panas agar kotoran telinga yang keras melunak.

Studi telah menunjukkan bahwa metode ini sebenarnya tidak dianjurkan karena keefektifannya dalam membersihkan telinga tidak terbukti. Penggunaan ear candle justru berbahaya karena bisa merusak telinga atau bahkan menyebabkannya terbakar.

5.  Gunakan Baking Soda

Metode pengeluaran kotoran telinga secara alami bisa dilakukan dengan menggunakan baking soda. Bahan ini bukan hanya bermanfaat dalam membuahkan kue, tapi juga bisa diandalkan untuk membersihkan kotoran telinga yang keras.

Caranya, larutkan setengah sendok teh baking soda dalam air hangat dalam jumlah yang cukup. Kemudian, tuangkan campuran tersebut ke dalam botol tetes dan teteskan ke dalam saluran telinga. Anda dapat meneteskan sekitar 5-10 tetes.

Selanjutnya, tunggu kurang lebih satu jam dan bilas telinga dengan air bersih. Anda bisa melakukan ini sehari sekali sampai kotoran telinga hilang.

Tetapi, jangan lakukan ini secara berkelanjutan sampai dua minggu. Baking soda akan melunakkan kotoran dan memudahkan pengeluarannya dari telinga.

6.  Manfaatkan Hidrogen Peroksida

Hidrogen peroksida juga bisa digunakan untuk melunakkan dan mengangkat kotoran telinga yang keras. Cairan ini juga dikenal sebagai obat tetes telinga untuk mengeluarkan kotoran yang mengeras.

Caranya juga simpel dan aman. Condongkan kepala Anda ke samping, kemudian teteskan 5-10 tetes hidrogen peroksida ke telinga dan tunggu kurang lebih lima menit.

Setelah itu, dengan lembut bersihkan telinga Anda menggunakan alkohol di kain untuk mengeringkan dan menjaga kelembapan telinga. Dengan metode ini, pertumbuhan bakteri dapat dicegah. Anda dapat mengulangi proses ini sehari sekali selama 3-14 hari.

Baca Juga: Cara Internet Gratis Seumur Hidup Tanpa Aplikasi dengan Mudah

7.  Meneteskan Minyak Kelapa

Metode berikutnya untuk mengeluarkan kotoran telinga tanpa mengorek adalah menggunakan tetesan minyak kelapa. Minyak ini mampu melunakkan kotoran telinga yang keras, sehingga memudahkan pengeluarannya.

Caranya pun mudah. Anda hanya perlu meneteskan beberapa tetes minyak kelapa ke telinga dengan posisi kepala yang dimiringkan. Kemudian, tunggu kurang lebih lima menit. Metode ini dapat dilakukan sehari sekali.

Di samping minyak kelapa, Anda juga bisa menggunakan minyak zaitun, minyak mineral, bahkan minyak bayi untuk membersihkan kotoran telinga yang mengeras.

Kesimpulan

Ada berbagai cara untuk mengeluarkan kotoran telinga yang menggumpal, tetapi penting bagi Anda untuk mempertimbangkan keamanannya sehingga telinga tidak mengalami infeksi, luka, atau cedera. Jika Anda ragu untuk melakukan proses ini sendiri di rumah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk membersihkan telinga secara aman dan benar.

Baca Review Gadget-nya disini.

Posting Komentar untuk "Cara Mengeluarkan Kotoran Telinga yang Menggumpal Pada Anak & Dewasa"